Pengaruh Variasi Faktor Air Semen (FAS) dengan Semen Jenis PCC Terhadap Kuat Tekan Beton

Authors

  • Abd Karim Hadi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Author
  • Muhammad Syarif BP Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Author
  • Farah Febryanti Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Author
  • Nurhalisa Sideng Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33096/4nzj4a28

Keywords:

Beton, Faktor air semen, Kuat tekan, Metode eksperimen, Semen PCC

Abstract

Perkembangan pesat dalam sektor infrastruktur di Indonesia telah mendorong peningkatan signifikan dalam penggunaan material konstruksi, khususnya beton. Beton menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang melimpah dan sifat mekanisnya yang unggul. Semen merupakan komponen kunci dalam campuran beton dan jenis semen PCC atau Portland Composite Cement sering digunakan karena memiliki durabilitas tinggi dan tahan terhadap lingkungan agresif. Selain itu, rasio air terhadap semen atau faktor air semen memiliki pengaruh signifikan terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi nilai faktor air semen terhadap kuat tekan beton dengan menggunakan dua merek semen PCC yang berbeda. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan menggunakan benda uji berbentuk silinder berukuran 15 cm × 30 cm. Variasi faktor air semen yang digunakan adalah 0.45, 0.50, dan 0.55 dengan mutu beton rencana sebesar f’c = 25 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin rendah nilai FAS, semakin tinggi kuat tekan beton yang diperoleh. Pada umur beton 28 hari, FAS 0,45 menghasilkan kuat tekan tertinggi yaitu 28,31 MPa untuk semen A dan 27,18 MPa untuk semen B. Dengan demikian, pemilihan nilai FAS yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kekuatan beton.

References

Arifin, N., Wibowo, K., & Ni’am, M. F. (2025). Model Teknologi Rumah Instan Baja Ringan Sebagai Alternatif Gudang Proyek Yang Praktis Dan Ekonomis. Jurnal Kajian Ruang, 5(1), 93–105.

Ashad, H. (2022). Penggunaan Terak Nikel Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Agregat Kasar Beton Mutu Tinggi. Jurnal Teknik Sipil (Jurnal Teoretis Dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil), 29(3), 257–262. https://doi.org/10.5614/jts.2022.29.3.7

Ashad, H. (2024). Dampak Intrusi Mikroorganisme Terhadap Material Beton dan Cara Penanggulangannya. Deepublish.

https://repository.deepublish.com/publications/584505/dampak-intrusi- mikroorganisme-terhadap-material-beton-dan-cara-penanggulangannya

Ashad, H., Billa, G. W. S., & Supri, S. C. (2019). Persamaan Konstitusif Beton Menggunakan Beton Daur Ulang sebagai Agregat Kasar dengan Additive Silica Fume. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 4(1), 41–53. https://doi.org/10.33096/jtsm.v4i1.360

Ashad, H., Maulana, M. I., & Rahayu, A. (2020). Kontribusi Limbah Batu Bata Merah Sebagai Alternatif Pengganti Parsial Semen Pada Beton. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 5(1), 35–40.

Ashad, H., Nurdin, R. M. S. H., Nizar, M. C., Utina, T., & Syarif, M. (2024). Sifat sifat Mekanik Beton Dengan Menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Jurnal Talenta Sipil, 7(2), 540–549.

Ashad, H., Supardi, S., Mappiasse, A., Zhahir, A. M. I., & Surya, D. P. (2020). Pemanfaatan Limbah Pembakaran Batu Bara Sebagai Bahan Substitusi Parsial Semen. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 5(1), 76–83. https://doi.org/10.33096/jtsm.v5i1.391

Fatriady, M. R., Rachman, M. R., Jamal, M., Muliawan, I. W., Mustika, W., & Mabui, D.

S. S. (2022). Teknologi Bangunan dan Material. Tohar Media.

Hadi, A. K., Ashad, H., Jusoff, K., Iskandar, B. P., & Basri, L. (2013). Optimization of Fly Ash and Silica Fume as Materials Substitution for Cement with Ternary System CAS. Optimization, 2(3), 2.

Hidayat, S. (2009). Semen: jenis & aplikasinya. Kawan Pustaka. https://books.google.com/books/about/Semen_jenis_aplikasinya.html?id=7_hYzQEACA AJ

Hisyam, M. F. (2024). Analisis Elemen-elemen dan Penerapan Konstruksi Berkelanjutan proyek bangunan Gedung bertingkat pada tahap pelaksanaan = Analysis of Elements and Implementation of Sustainable Construction in High Rise Building Projects during the implementation Phase [Universitas Hasanuddin]. In Universitas Hasanuddin. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/37447

Rachmi, Y. (2020). Semen PCC Sebagai Material Green Construction dan Kinerja Beton Yang Dihasilkan. Jurnal Sains Dan Teknologi, 19(1), 13–18.

Saputra, A. A. I., Sujatmiko, H., & Baihaqi, A. (2025). Manajemen dan Material Konstruksi untuk Pembangunan Berkelanjutan. Greenbook Publishing Indonesia.

Sari, R. A., Wallah, S. E., & Windah, R. S. (2015). The Effect of Amount of Cement and FAS on the Compressive Strength of Concrete with Aggregate Derived from Rivers. Journal of Civil Statics, 3(1), 68–76.

Siahay, M. C., Ahmad, S. N., Gusty, S., Supacua, H. A. I., Ampangallo, B. A., Rachman,

R. M., & Maitimu, A. (2023). Pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tohar Media.

Yanita, R. (2020). Semen PCC sebagai material green construction dan kinerja beton yang dihasilkan. Jurnal Sains Dan Teknologi, 19(1), 13–18. https://jst.ejournal.unri.ac.id/index.php/JST/article/download/7604/6621

Downloads

Published

2025-10-31

Similar Articles

41-50 of 156

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)