Analisis Pengaruh Kepadatan Kendaraan Terhadap Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) di Kota Makassar
Kata Kunci:
Kepadatan kendaraan, Kualitas udara, Impinger, HVASAbstrak
Mobilisasi dari suatu tempat ke tempat lain menggunakan alat transportasi kian dibutuhkan untuk menunjang kehidupan manusia. Namun, sektor transportasi merupakan penyumbang terbesar emisi gas buang yang disebabkan karena adanya peningkatan pemakaian kendaraan bermotor yang meningkat dari tahun ke tahunPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas udara akibat pengaruh kepadatan bermotor dengan menggunakan alat pengambilan sampel gas yaitu IMPINGER dan partikel yaitu HVAS. Pengambilan data bersamaan dengan data jumlah kendaraan dengan rentang interval waktu 1 jam tiap lokasi penelitian yaitu Jalan Simpang Lima Bandara, Jalan Sultan Alauddin dan Jalan Andi Pangeran Pettarani. Berdasarkan Hasil Penelitian menyatakan bahwa Konsentrasi Gas CO pada beberapa ruas jalan Kota Makassar masih berada di batas aman dengan Standar Baku Mutu Udara Ambien Nasional. Rata-rata kepadatan kendaran terbanyak di Jalan A.P Pettarani dan jumlah rata-rata kendaraan paling sedikit di Jalan Simpang Lima Bandara. Rata-rata kadar SO2 adalah 43,86 µg/Nm³, rata-rata kadar CO adalah 461,96 µg/Nm³. Ada hubungan kepadatan Kendaraan dengan konsentrasi gas CO, di beberapa ruas Jalan Kota Makassar dengan rata – rata nilai koefisien determinasi, CO sebesar 90,3%.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan dalam J-Move Journal (Journal of Mechanical Engineering Innovation and Development) dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
- Hak cipta (copyrights) tetap dipegang oleh penulis.
- Artikel dapat digunakan, disalin, dibagikan, dan diadaptasi oleh pihak lain untuk tujuan komersial maupun non-komersial, dengan syarat:
- Atribusi harus diberikan dengan jelas kepada penulis asli dan jurnal sebagai tempat publikasi pertama.
- Jika dibuat karya turunan (adaptasi, modifikasi, atau pengembangan), maka karya turunan tersebut wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Dengan mengirimkan artikel ke jurnal ini, penulis menyetujui bahwa karya mereka dapat didistribusikan dan digunakan ulang sesuai lisensi tersebut.



