Perbandingan Kuat Lentur Baja Ringan Profil 2C Penampang Kotak pada Merek Montana, Cakra dan Nusa

Authors

  • Widarto Sutrisno Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Author
  • Dimas Langga Chandra Galuh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Author
  • Adella Langguraya Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Author
  • Robertus Giano Adam Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Author
  • Bonifasius Kelvintus Jehabut Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Author

DOI:

https://doi.org/10.33096/552wdf40

Keywords:

Baja ringan, profil 2C, kuat lentur, tegangan maksimum, deformasi

Abstract

Baja ringan cold-formed steel banyak digunakan pada elemen struktural karena memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi. Namun, perbedaan karakteristik material, ketebalan, dan proses produksi antarproduk komersial dapat menghasilkan respons lentur yang berbeda. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja lentur baja ringan profil 2C yang disusun membentuk penampang kotak dari tiga merek komersial, yaitu Montana, Cakra, dan Nusa. Penelitian dilakukan secara eksperimental melalui pengujian lentur dengan mengevaluasi respons tegangan dan deformasi hingga mencapai kondisi maksimum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen Cakra menghasilkan tegangan maksimum tertinggi sebesar 442 MPa, diikuti Nusa sebesar 368 MPa dan Montana sebesar 341 MPa. Dengan demikian, tegangan maksimum Cakra masing-masing sekitar 20,1% dan 29,6% lebih tinggi dibandingkan Nusa dan Montana. Spesimen Cakra juga menunjukkan pertambahan panjang yang lebih besar, yang mengindikasikan kemampuan deformasi yang lebih tinggi sebelum mencapai kondisi kegagalan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kinerja mekanik yang nyata secara deskriptif antara ketiga produk baja ringan yang diuji, dengan profil 2C merek Cakra menunjukkan kapasitas tegangan dan deformasi tertinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan karakteristik mekanik aktual produk, selain geometri penampang, dalam pemilihan baja ringan untuk elemen yang menerima pembebanan lentur.

References

Akbar, M. G. (2022). Studi eksperimen pengaruh pelat buhul pada rangka atap baja ringan terhadap kuat tekan struktur rangka dengan konfigurasi double canal back to back [Skripsi, Universitas Islam Indonesia]. Universitas Islam Indonesia Repository.

Basyaruddin, Khala, C. C. S., Muslimin, M. S., & Putri, A. P. (2021). Uji lentur balok beton bertulang baja ringan dengan skema tulangan tunggal. Teras Jurnal, 11(1), 171–180. https://doi.org/10.29103/tj.v11i1.418

Firdausa, F., Artini, S. R., & Syapawi, A. (2020). Uji kuat lentur baja ringan galvalum tipe C yang di-grouting dengan variasi mortar. Rekayasa Sipil, 14(3).

Herman, H. (2019). Studi eksperimental perilaku tekan baja ringan dengan variasi profil penampang. Rang Teknik Journal, 2(1), 127–131.

Khala, C. C. S., Basyaruddin, Muslimin, M. S., & Putri, A. P. (2021). Uji lentur balok beton bertulang baja ringan dengan skema tulangan tunggal. Teras Jurnal, 11(1), 171–180. https://doi.org/10.29103/tj.v11i1.418

Nugroho, R. Y. A. (2018). Analisis kuat lentur profil C baja ringan sebagai komponen rangka atap [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Universitas Muhammadiyah Surakarta Repository.

Pranoto, Y., Jeprini, S., & Offari, R. H. (2020). Studi eksperimental kuat lentur baja ringan profil C sebagai komponen rangka atap. Jurnal Teknologi Terpadu, 8(1), 21–25. https://doi.org/10.32487/jtt.v8i1.768

Ruus, K., Handono, B. D., & Pandaleke, R. (2017). Pengaruh bentuk badan profil baja ringan terhadap kuat tekan. Jurnal Sipil Statik, 5(5), 249–262.

Sari, A. P., Rahamadi, A. P., & Kristiawan, S. A. (2019). Studi eksperimental tekuk lokal batang baja ringan canai dingin. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 3(1), 16–27. https://doi.org/10.20961/jrrs.v3i1.34720

Supriawan, Y., Muin, R. B., & Cahyadi. (2022). Kajian analisis pengaruh gaya eksentrisitas pada titik buhul rangka atap baja ringan. Rekayasa Sipil, 11(2), 95–101. https://doi.org/10.22441/jrs.2022.v11.i2.05

Wijaya, J. M. (2022). Analisis kekuatan mekanis besi hollow baja ringan C-4130 [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. Universitas Hasanuddin Repository.

Wuryanti, W. (2018). Kapasitas rangka atap baja canai dingin dengan berbagai model geometris dalam memikul beban statis. Jurnal Permukiman, 13(2), 90–103. https://doi.org/10.31815/jp.2018.13.90-103

Downloads

Published

2026-08-18

Similar Articles

31-40 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.