Evaluasi Komparatif Metode Soil Improvement Terhadap Kestabilan Tanah dan Deformasi Pipa pada Sistem Jaringan Perpipaan Bawah Tanah
DOI:
https://doi.org/10.33096/acf78887Keywords:
Deformasi pipa, jaringan perpipaan, perkuatan tanah, stabilitas tanah, soil improvementAbstract
Penelitian ini membahas identifikasi stabilitas tanah dan penerapan metode soil improvement pada sistem jaringan perpipaan. Tujuannya adalah memahami proses pelaksanaan di lapangan serta menentukan metode perkuatan tanah yang paling efektif berdasarkan kondisi geoteknik. Stabilitas tanah sangat penting untuk mencegah penurunan, pergeseran lateral, dan penurunan daya dukung yang dapat menyebabkan deformasi, kebocoran, hingga kegagalan sistem perpipaan. Kajian dilakukan melalui survei geoteknik, pengujian laboratorium (kohesi, sudut geser dalam, indeks plastisitas), dan simulasi numerik menggunakan Plaxis 2D. Soil improvement sendiri merupakan rangkaian teknik untuk meningkatkan sifat dan kualitas tanah agar memenuhi persyaratan teknis pada zona pemasangan pipa, terutama di tanah lunak atau labil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi geogrid reinforcement dan cement deep mixing mampu meningkatkan daya dukung tanah hingga 45% dan menurunkan deformasi lateral pipa hingga 38% dibandingkan kondisi tanpa perkuatan. Temuan ini memberikan rekomendasi teknis dalam pemilihan metode perkuatan tanah yang adaptif terhadap kondisi lapangan, sekaligus mempertimbangkan efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan.
References
Adriati, F., Irawan, D. S., & Mihardja, E. J. (2024). Soil Bioengineering: Metode Alternatif Peningkatan Stabilitas Tanah. Jurnal Konstruksi, 22(2), 63–75. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-2.1642
Al-Huda, N. A.-H., & Suryolelono, K. B. S. (2014). Perilaku Tanah Dasar Fondasi Embankment dengan Perkuatan Geogrid dan Drainase Vertikal. Jurnal Teknik Sipil, 21(1), 65. https://doi.org/10.5614/jts.2014.21.1.7
García-Gaines, R. A., & Frankenstein, S. (2015). USCS and the USDA Soil Classification System, Development of a Mapping Scheme. In UPRM and ERDC Educational and Research Internship Program (Issue March, p. 37).
Joshua, H. N., & Kara, F. (2020). Numerical Investigation of Dynamic Pipe–Soil Interaction on Electrokinetic-Treated Soft Clay Soil. Journal of Waterway, Port, Coastal, and Ocean Engineering, 146(1). https://doi.org/10.1061/(asce)ww.1943-5460.0000531
Kanggunum, D. A. (2025). Perbaikan Tanah (Soil Improvement) Dengan Penambahan Campuran Karang Kapur Dan Pasir Sungai Di Kampung Burmeso, Kab. Mamberamo Raya Terhadap Nilai Cbr Untuk Meningkatkan Daya Dukung Tanah Dasar. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(6). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i6.59926
Kawabata, T., Okuno, S., Kashiwagi, A., Mori, Y., & Kimoto, M. (2010). Behavior of Shallowly Buried Pipe using Geogrid for Lateral Loading. Journal of Geosynthetics, 25, 27–32.
Kazi, N., Nedjar, D., Tamine, T., & Hamane, M. (2019). Contribution to probabilistic modeling of soil geo-mechanical properties for structural reliability analysis of buried pipes and foundations. Journal of Materials and Engineering Structures, 6, 249–258.
Lu, Y., He, J., Jing, Y., & Chen, X. (2023). A Simplified Mechanical Model and Analysis for the Settlement Deformation of Buried Pipelines Caused by Open-Cut Excavation. Applied Sciences (Switzerland), 13(18). https://doi.org/10.3390/app131810356
Nugroho, A. P., & Zayadi, R. (2023). Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah pada Pekerjaan Galian Driving Inlet Sudetan Kali Ciliwung. Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan, Vol. 1 No. 02(02), 297–303.
Raines, A., Nawang Sari, R., Hanun, Y., & Choiri, A. (2024). Ground Improvement Design Using Prefabricated Vertical Drains at the Container Yard Area of Sunda Kelapa Port, Jakarta. Journal of Global Engineering Research and Science, 3(1), 19–26. https://doi.org/10.56904/j-gers.v3i1.83
Septiastuti, F., Rahardjo, P. P., & Indrayana, R. K. (2023). Evaluasi Shear Strength dan Stress History Tanah Lunak pada Pekerjaan Vacuum Preloading Menggunakan Uji CPTu. Jurnal Teknik Sipil, 30(3), 385–396. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.3.7
Shirokov, V. S. (2018). Soil and Traffic Loads on Underground Pipelines. Soil Mechanics and Foundation Engineering, 55(2), 115–119. https://doi.org/10.1007/s11204-018-9512-6
Solehudin, A., Permana, E., & Salam, H. (2022). Identification of Soil Corrosion Potential for Planning in the Gas Pipeline Cathodic Protection System. Spektra: Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 7(1), 29–38. https://doi.org/10.21009/spektra.071.03
Suaryana, N., & Fransisko, S. (2018). Stabilisasi Dua Tahap Menggunakan Kapur dan Semen untuk Memperbaiki Daya Dukung Tanah Ekspansif. Jurnal Jalan-Jembatan, 35(1), 31–39.
Tang, J., Xu, J., Zhou, D., Huang, D., Zeng, K., Li, Y., & Chen, Z. (2023). Ground Surface Deformation Caused by Pipe Jacking Construction in a Soft Soil Area: An Experiment-Based Study. Buildings, 13(7). https://doi.org/10.3390/buildings13071628
Xu, L. W., Liu, X., & Chen, F. Q. (2018). Mechanical analysis of buried suspended pipeline under the action of collapse. Gongcheng Lixue/Engineering Mechanics, 35(12), 212–228. https://doi.org/10.6052/j.issn.1000-4750.2017.11.0837
Zhang, J., Liang, Z., & Han, C. J. (2015). Numerical modeling of mechanical behavior for buried steel pipelines crossing subsidence strata. PLoS ONE, 10(6), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0130459

