Analisis Faktor Faktor Keterlambatan pada Proyek Pembangunan Gedung Baru Rumah Sakit Primaya Makassar
DOI:
https://doi.org/10.33096/y056k856Keywords:
Analisis Faktor, Faktor Keterlambatan, Skala Likert, SPSSAbstract
Keterlambatan dalam proyek konstruksi merupakan permasalahan umum yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi pemilik proyek maupun kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pada proyek pembangunan Gedung Baru Rumah Sakit Primaya Makassar. Metode yang digunakan adalah analisis faktor dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan dipengaruhi oleh berbagai indikator dari enam variabel utama: tenaga kerja, material, peralatan, keuangan, lingkungan, dan perubahan desain. Di antara variabel tersebut, faktor material (X2) menjadi penyebab paling dominan, dengan indikator keterlambatan pengiriman material (X2.1) memiliki nilai extraction tertinggi sebesar 0,794. Hubungan antar faktor ini membentuk hambatan yang signifikan terhadap kelancaran proyek. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dampak keterlambatan terhadap biaya dan kualitas proyek, serta menjadi dasar bagi manajemen proyek untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi hambatan dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek.
References
Abd Muin, S., et al. (2024). Pelatihan penjadwalan proyek konstruksi menggunakan software Microsoft Project bagi tenaga teknik pada CV. Maltitah Indah. PaKMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(2), 1–41. https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3394
Agus, R. A., et al. (2022). Analisis faktor penyebab risiko pembengkakan biaya pada proyek konstruksi terhadap kontraktor pada penggunaan kontrak lumpsum dan unit price di Kota Makassar menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 2(1), 37–45. https://doi.org/10.31963/jacee.v2i1.3426
Ashad, H., et al. (2022). Pengaruh faktor-faktor produktivitas tenaga kerja dalam pembangunan gedung tinggi di Parepare. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 7(1), 66–74.
Putra, D. A., et al. (2023). Analisis faktor keterlambatan proyek konstruksi di Kota Balikpapan. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 9(1), 17–24. https://doi.org/10.33506/rb.v9i1.2044
Khairani, F., & Supriyadi, I. (2021). Analisis faktor keterlambatan pada pembangunan proyek X. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 2(2), 39–45. https://doi.org/10.52158/jaceit.v2i2.248
Harahap, K., et al. (2010). Analisa risiko pada proyek pembangunan Jalan Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa, Bali. Jurnal Teknik Sipil FTSP ITS, 1–7.
Lirawati, & Megawati, L. A. (2021). Analisis faktor keterlambatan proyek konstruksi bangunan gedung. Jurnal Teknik: Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK, 21(2). https://doi.org/10.33751/teknik.v21i2.3282
Ongan, S. B., et al. (2022). Analisis faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Apartemen 31 Sudirman Suites Makassar. Paulus Civil Engineering Journal, 4(2), 192–200. https://doi.org/10.52722/pcej.v4i2.447
Sadiq, A. M. A., & Saraswati, R. A. (2022). Analisis keberhasilan proyek terhadap pengaruh project manager pada pembangunan guest house di Kota Parepare. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 7(3), 198–205.
Safrizal, M. D. (2019). Analisis faktor keterlambatan proyek konstruksi paling dominan di Kabupaten Aceh Utara. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 145–152.
Setiawan, T. H., & Ariadi, T. (2012). Indikator keberhasilan proyek pembangunan bangunan gedung yang dipengaruhi faktor internal site manager. Jurnal Teknik Sipil, 11(2).
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supardi, S., et al. (2023). Analisis faktor-faktor produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan menara pusat kuliner dan cenderamata Kota Palopo. Cahaya Mandalika.
Watono, W., & Ashad, H. (2022). Analisis faktor keterlambatan waktu pelaksanaan konstruksi pada pembangunan Kantor Bupati Pulau Taliabu dengan metode Analytical Hierarchy Process. Jurnal Konstruksi, 1(1), 44–53.

