Analisis Pengaruh Variasi Temperatur Pada Baja ST 60 Terhadap Sifat Mekanik Dengan Menggunakan Metode Jominy Test
Kata Kunci:
Baja ST 60, Variasi temperatur, hardenability, jominy test, kekerasan HRC, Struktur mikroAbstrak
Astia Ariani, “Analisis Pengaruh Variasi Temperatur Pada Baja ST 60 Terhadap Sifat Mekanik Dengan Menggunakan Metode Jominy Test” (Pembimbing Muhammad Balfas, Dan Akhiruddin Pasdah).
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur pemanasan terhadap kemampuan pengerasan (hardenability), kekerasan, dan struktur mikro baja ST 60 menggunakan metode Jominy End-Quench Test. Spesimen baja ST 60 dipanaskan pada temperatur 700°C, 800°C, dan 900°C selama 30 menit, kemudian didinginkan cepat pada salah satu ujung menggunakan media air dan diuji kekerasannya dengan metode Rockwell C (HRC) serta diamati struktur mikronya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur pemanasan meningkatkan nilai kekerasan dan kedalaman pengerasan baja ST 60. Temperatur 900°C menghasilkan kekerasan tertinggi sebesar 63 HRC pada titik terdekat ujung pendinginan dengan rata-rata 56,9 HRC, yang dipengaruhi oleh dominasi pembentukan fasa martensit. Sebaliknya, nilai kekerasan menurun seiring bertambahnya jarak dari ujung pendinginan akibat terbentuknya fasa ferit dan perlit. Dengan demikian, temperatur pemanasan 900°C merupakan kondisi optimum untuk meningkatkan sifat mekanik baja ST 60.
Kata Kunci: Baja ST 60, variasi temperatur, hardenability, Jominy Test, kekerasan HRC, struktur mikro.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Astia Ariani, Muhammad Balfas, Akhiruddin Pasdah (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan dalam J-Move Journal (Journal of Mechanical Engineering Innovation and Development) dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
- Hak cipta (copyrights) tetap dipegang oleh penulis.
- Artikel dapat digunakan, disalin, dibagikan, dan diadaptasi oleh pihak lain untuk tujuan komersial maupun non-komersial, dengan syarat:
- Atribusi harus diberikan dengan jelas kepada penulis asli dan jurnal sebagai tempat publikasi pertama.
- Jika dibuat karya turunan (adaptasi, modifikasi, atau pengembangan), maka karya turunan tersebut wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Dengan mengirimkan artikel ke jurnal ini, penulis menyetujui bahwa karya mereka dapat didistribusikan dan digunakan ulang sesuai lisensi tersebut.



