Analisis Kalibrasi Koefiesien Manning pada Saluran Tanah dan Pasangan Batu Saluran Sekunder Belawa Daerah Irigasi Saddang Kabupaten Sidrap

  • Ummu Qalzum Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang
  • Ratna Musa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Hanafi Ashad Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Kecepatan aliran, koefisien manning, saluran tanah, pasangan batu

Abstract

Pada buku Open Channel Hidraulic yang ditulis oleh Ven T. Chow (1988), untuk menentukan nilai kekasaran belum didapatkan Rumus yang khusus sehingga kami menggunakan Rumus Manning sebagai pertimbangan untuk penentuan Koefisien Kekasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan aliran pada saluran tanah dan pasangan batu pada saluran sekunder belawa dan untuk mengalisis hubungan antara kekasaran dan kecepatan aliran pada saluran tanah dan pasangan batu saluran sekunder belawa. Penelitian ini menggunakan metode survei langsung di lapangan dengan penentuan titik pengukuran dan pengamatan. Penelitian ini dilakukan di saluran sekunder Belawa Daerah Irigasi Saddang kelurahan Empagae kecamatan Bendoro kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran yang ditinjau adalah saluran sekunder yang terbuat dari saluran tanah dan saluran pasangan batu dengan melakukan penelitian pada jarak per 100 m. Nilai koefisien Manning pada saluran tanah yaitu 0.0274 dan saluran pasangan batu yaitu 0.0483, nilai koefisien kekasaran pada lokasi penelitian berbeda dengan nilai koefisien yang telah diteliti oleh Manning, Hal ini di sebabkan oleh sedimentasi pada saluran dan bentuk saluran yang tidak sesuai dengan kondisi awalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bambang Triatmodjo, 1996, Hidraulika II, Yogyakarta
Choww, V. T., dan E.V.N. Rosalina, 1997.
Harianja, J. A, & Gunawan, S. (2007). Tinjauan energi spesifik akibat penyempitan pada saluran terbuka. 30–46.
Indonesia, S. N., & Nasiional, B. S. (2015). Tata cara pengukuran debit aliran sungai dan saluran terbuka menggunakan alat ukur arus dan pelampung.
Kartasapoetra, A.G. dan M. Suteedjo, 1994. Teknologi pengairan dan pertanian irigasi
Pahlevi, H., & Adllin Harahap, L. (2014). Kajian Nilai Kekasaran.
Published
2020-10-31
How to Cite
[1]
Qalzum, U., Musa, R. and Ashad, H. 2020. Analisis Kalibrasi Koefiesien Manning pada Saluran Tanah dan Pasangan Batu Saluran Sekunder Belawa Daerah Irigasi Saddang Kabupaten Sidrap. Jurnal Teknik Sipil MACCA. 5, 3 (Oct. 2020), 267-274.

Most read articles by the same author(s)