Pengaruh Sambungan Pengelasan Terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Material Wear Plate

Penulis

  • Hendro Hendro Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Penulis
  • Muhammad Balfas Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Penulis
  • Akhiruddin Pasdah Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Pengelasan, SMAW, Hardox 400, Kekuatan tarik, Kekerasan, Struktur mikro

Abstrak

Pengelasan merupakan salah satu teknik penyambungan logam yang umum digunakan dalam industri. Penelitian ini fokus pada pengelasan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) untuk menghubungkan dua bagian logam menggunakan sumber panas dan bahan tambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro dari material uji Hardox 400. Material uji Hardox 400 diperoleh dari PT. Vale Indonesia dan pengujian dilakukan di BLKI Makassar untuk pengujian tarik, serta di Laboratorium Material Teknik Universitas Muslim Indonesia untuk pengujian kekerasan dan struktur mikro. Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa material Hardox 400 yang telah dilas dengan metode SMAW memiliki tegangan tarik maksimum sebesar 591,266 MPa dan regangan sebesar 6,567%. Sebagai perbandingan, spesimen tanpa pengelasan (normal) memiliki tegangan tarik maksimum sebesar 777,512 MPa dan regangan sebesar 6,980%. Dalam hal kekerasan, nilai rata-rata kekerasan tertinggi terjadi pada daerah Base metal sebelah kanan sebesar 68 N/mm², HAZ kanan sebesar 61 N/mm², daerah las (weld metal) sebesar 55,33 N/mm², HAZ sebelah kiri sebesar 61 N/mm², dan Base metal sebelah kiri sebesar 68 N/mm². Spesimen tanpa pengelasan (normal) memiliki nilai kekerasan sebesar 66,8 N/mm². Analisis struktur mikro menunjukkan bahwa pada daerah las (weld metal) terdapat fasa austenit, sementara daerah HAZ terdiri dari fasa Martensit dan Bainit. Daerah Base metal didominasi oleh fasa Martensit.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-15