Analisis Tingkat Keselamatan Lalu-Lintas pada Ruas Jalan Poros Enrekang-Makale
DOI:
https://doi.org/10.33096/yamm8s05Keywords:
Blackspot, keselamatan, EAN, UCLAbstract
Kebutuhan masyarakat yang meningkat mengakibatkan pergerakan akan sarana transportasi meningkat pula. Dengan kondisi topografi wilayah Enrekang yang didominasi oleh perbukitan, mengakibatkan jalan menjadi berkelok-kelok serta menanjak. Dengan beberapa permasalahan seperti perkerasan jalan yang rusak, lebar jalur yang sempit, kurangnya rambu dan marka jalan serta sikap pengendara yang kurang tertib. Hal ini lah yang menjadi alasan penelitian ini dengan tujuan untuk menentukan daerah rawan kecelakaan (blackspot) dengan menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) yang merupakan pembobotan angka ekivalen kecelakaan dan Upper Control Limit (UCL) nilai batas tertentu sebagai penentuan lokasi rawan kecelakaan serta memberikan penanganan sehingga meningkatkan jalan berkesalamatan pada daerah tersebut. Dalam penelitian ini data yang ada diperoleh dari SATLANTAS Polres Enrekang berupa data kecelakaan dari tahun 2016-2019 dan dari data yang diambil telah terjadi kecelakaan sebanyak 118 kali. Dan dari penelitain ini didapatkan 2 lokasi yang menjadi daerah (blackspot) yaitu pada KM 3-6 dan KM 6-9 dimana nilai EAN yang ada lebih besar dari nilai UCL pada lokasi tersebut. Serta beberapa penanganan yang diberikan seperti rehabilitasi jalan, penambahan rambu dan perbaikan marka jalan serta sosialisasi mengenai hak dan kewajiban pengendara.
References
Arpen, M. (2016). Studi rawan kecelakaan lalu lintas di perempatan Bundaran Wearhir Kota Tual (Skripsi). Universitas Muslim Indonesia.
Bolla, M. E., Messah, Y. A., & Koreh, M. M. B. (2013). Analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas (studi kasus ruas Jalan Timor Raya Kota Kupang). Jurnal Teknik Sipil, 2(2), 147–156.
Fadylah, N. (2017). Analisis kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan nasional di Kota Surabaya. Jurnal Rekayasa Sipil, 1(1).
Hardiyanti, D. (2017). Analisis keselamatan jalan di Jalan Raya Tampora Banyuglugur Situbondo (Skripsi). Universitas Jember.
Maslina, & Dhevarando, B. (2019). Analisis keselamatan lalu lintas Jl. Soekarno Hatta Balikpapan. INFO-TEKNIK, 20(1).
Putra, A. A., & Desrimon, A. (2018). Analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 1(2), 81–88.
Putranto, L. S. (2016). Rekayasa lalu lintas (Edisi ke-3). Indeks.
Qadri, M. N., & Pratama, M. J. (2020). Analisis tingkat keselamatan lalu lintas pada persimpangan dengan metode Traffic Conflict Technique (Skripsi). Universitas Muslim Indonesia.
Republik Indonesia. (2009). Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Pemerintah Republik Indonesia.
Risdiyanto. (2014). Rekayasa dan manajemen lalu lintas: Teori dan aplikasi. Leutikaprio.
Wanto, N., Djauhari, Z., & Sandhyavitri, A. (2020). Analisis kecelakaan lalu lintas pada area black spot ruas jalan lintas Sumatra Duri–Pekanbaru Kabupaten Bengkalis. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau, 14(1).
Wicaksono, D., Fathurochman, A., & Riyanto, B. (2014). Analisis kecelakaan lalu lintas Jalan Raya Ungaran–Bawen. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(2).
Yandi, T., Lubis, F., & Winayati. (2020). Analisis karakteristik kecelakaan lalu lintas pada Jalan Yos Sudarso Kota Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau, 14(1).



