Tinjauan Waktu dan Biaya Perencanaan Pekerjaan Balok Konvensional pada Proyek Pembangunan Dermaga Replacement Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.33096/51j4h063Keywords:
Dermaga, Balok pracetak, balok konvensional, waktu, biayaAbstract
Kota jayapura adalah ibu kota provinsi Papua yang terletak paling timur di Indonesia dan terletak di teluk Jayapura. Setiap tahun aktivitas di Pelabuhan Jayapura mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan infrastruktur yang memadai, utamanya untuk mendukung kebutuhan aktivitas Petikemas. Jenis dermaga yang dibangun adalah jenis dermaga Petikemas dengan tipe dermaga Quay Wall. Dermaga dengan konstruksi beton bertulang di atas tiang pancang, yaitu konstruksi lantai dermaga di atas balok memanjang dan melintang yang ditumpu oleh pondasi tiang pancang baja, di mana antara balok dan pondasi dihubungkan dengan kepala tiang pancang (pile cap). Pembahasan dalam penelitian ini tentang waktu dan biaya perencanaan yang dibutuhkan khusus untuk pekerjaan balok struktur, yang sebelumnya “perencanaan awal” menggunakan metode balok pracetak yang kemudian “ditinjau” dengan menggunakan metode balok konvensional. Serta hasil yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih waktu dan biaya perencanaan antara metode balok pracetak “perencanaan awal” dengan metode balok konvensional sebagai tinjauan. Data-data yang digunakan bersumber dari data sekunder, dan metode penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif. Kesimpulan setelah di tinjau menggunakan metode balok konvensional, diperoleh selisih waktu perencanaan 43 hari dan selisih biaya perencanaan Rp. 877.634.817,01.
References
Ahmad Dzulkheyri, & Bertha Hidayati Sembiring. (2014). Analisis Perbandingan Kekuatan, Biaya dan Waktu Pelaksanaan antara Balok Precast (Pracetak) dengan Balok Konvensional di Proyek Citraland Bagya City Medan.
Ariany Frederika, A.A Wiranata, & Kadek Riska Larasati. (2014). Perbandingan Biaya dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Balok Struktur Beton Gedung antara Metode Konvensional dengan Precast (Studi Kasus: Grand Whiz Hotel, Gatot Subroto Barat). Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 18(2), 1–8.
Bayu Argo Nusantoro. (2017). Perencanaan Dermaga untuk Kapal Multi Purpose Supply Vessel (MPSV) / Platform Supply Vessel (PSV) 3.500 DWT dan Floating Pontoon di Terminal Khusus PT. Badak NGL, Bontang.
Habsari Werdhi Setyo Wiranti, & Retno Indryani. (2012). Analisa Alternatif Pembagian Zona Pekerjaan Bekisting dari Segi Biaya dan Waktu pada Proyek Konstruksi Puncak Kertajaya Apartemen. Jurnal Teknik POMITS, 1(1), 1–4.
Malik Ilmu Baroq. (2019). Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Kolom antara Metode Beton Konvensional dengan Precast (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Rumah Susun Gowok Polda DIY Sleman).
Muhammad Nofal. (2016). Analisis dan Pemodelan Manajemen Waktu dengan Metode Pembagian Zona Pekerjaan Struktur Gedung SKPD 1 Tangerang Selatan.
Yana Mardiana, & Mariah Ulfa. (2020). Tinjauan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Bor Pile dengan Metode Critical Chain Project Management (Kasus : Jembatan Phinisi Center Point Of Indonesia).