Jurnal Teknik Sipil MACCA http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm <p>Jurnal Teknik Sipil MACCA merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim redaksi sebagai pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia dalam &nbsp;rangka mewadahi hasil pemikiran dan penelitian serta inovasi insan ketekniksipilan guna memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.</p> Universitas Muslim Indonesia en-US Jurnal Teknik Sipil MACCA 2541-0148 <p>Authors who publish with Jurnal Teknik Sipil MACCA agree to the following terms:</p> <ol> <li>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0)</a> that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li> <li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> </ol> Kalibrasi Koefisien Debit Model Bukaan Pintu Sorong Pada Saluran Terbuka (Uji Laboratorium) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/273 <p>Pengukuran debit pada suatu bangunan pengambilan air sangat diperlukan ketepatannya karena sangat berpengaruh terhadap hasil yang ingin dicapai dalam pemakaian air. Salah satu pintu pengukur debit seperti disebutkan diatas adalah pintu. Bangunan pengatur debit ini sering digunakan oleh karena kemudahan perencanaan dan pengoperasian. Dengan demikian variasi bukaan pintu akan mempengaruhi debit aliran dan profil muka air di bagian hilir. Metode penelitian adalah metode eksperimental di laboratorium. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi dengan tiga kondisi tinggi bukaan pintu sorong. Hasil penelitian mendapatkan koefisien Cd dari hasil pengujian di laboratorium ditemukan persamaan Pintu 1 Cd = 0.1155 yg/yo + 0.6507 dan Pintu 2 Cd = 0.115 yg/yo + 0.6469 pada Kondisi pertama tinggi pintu 1 dan 2 sama, pada kondisi kedua tinggi pintu 1 dan 2 tidak sama ditemukan persamaan Pintu 1 Cd = 0.2352 yg/yo + 0.6409 dan Pintu 2 Cd =<br>0.6049 yg/yo + 0.9947, serta pada kondisi ketiga dengan satu pintu ditemukan persamaan Cd = 0.3204 yg/yo + 0.7879. Nilai hasil percobaan Cd dengan 3 kondisi tersebut semua mendekati dengan nilai Cd dari persamaan peneliti terdahulu. Persamaan hasil percobaan yang paling mendekati adalah persamaan pada kondisi 1 pada pintu 1 dengan persamaan Garbrecht dengan selisih terbesar 0.003.</p> Achmad Rizaldy Ratna Musa Ali Mallombasi Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 1 10 Peningkatan Kekuatan Geser Balok Beton Bertulang dengan Tulangan Luar Retrofit http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/274 <p>Kegagalan struktur pada bangunan dapat disebabkan lingkungan yang ekstrem, kelebihan beban, kualitas, dan mutu pelaksanaan yang buruk, dan lainnya. Perkuatan retrofit beton dengan tulangan luar dapat mengurangi resiko kegagala pada struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan geser balok akibat retrofit dan menganalisa lendutan yang terjadi pada balok beton bertulang yang di perkuat dengan tulangan external dengan campuran beton normal. Penelitian yang dilakukan adalah uji eksperimental dengan membuat 4 benda uji yaitu 2 benda uji balok normal dan 2 benda uji balok beton retrofit. Tulangan luar yang digunakan sebagai retrofit merupakan tulangan polos D16 dan D8. Balok diretrofit dengan cara menempelkan tulangan yang dilapisi beton normal pada&nbsp; daerah lentur, daerah geser, dan daerah kombinasi&nbsp; lentur dan geser balok. Pengujian menggunakan alat static loading frame dengan metode satu pembebanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuatan dengan tulangan luar sebagai retrofit pada beton dapat meningkatkan kapasitas geser maksimum sebesar 196,27% atau hampir tiga kali lebih besar dibandingkan balok normal tanpa retrofit. Lendutan yang terjadi pada beton dengan retrofit dibandingkan beton tanpa retrofit menunjukkan bahwa penambahan retrofit tidak terlalu berpengaruh terhadap perubahan daktalitas. &nbsp;</p> Trisnawathy Trisnawathy Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 11 17 Kajian Penanggulangan Banjir dengan Menggunakan Kolam Retensi (Studi Kasus Sungai Lamasi Kabupaten Luwu) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/275 <p>Banjir menjadi masalah ketika muncul kerugian banjir, mengingat pada umumnya sungai lebih dahulu menempati ruang alurnya dibanding keberadaan manusia. Mengingat sejarah banyak perkotaan terbentuk di dataran banjir, tak terkecuali di Kabupaten Luwu yang merupakan daerah yang banyak menghadapi persoalan banjir karena khususnya sungai-sungai yang berada dibagian utara. Pengendalian banjir pada dasarnya dapat dilakukan dengan berbagai cara, namun yang penting adalah dipertimbangkan secara keseluruhan dan dicari sistem yang paling optimal dan sesuai dengan kondisi lapangan maka kolam&nbsp; retensi ternyata&nbsp; menjadi&nbsp; metode yang cocok untuk dilapangan dengan pertimbangan&nbsp; kolam retensi merupakan cara yang efektif dan dapat menghasilkan solusi optimal baik dari segi biaya dan pengendalian banjir secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa debit banjir rencana sungai Lamasi kabupaten Luwu dan menganalisa volume kolam retensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir yang dihitung berdasarkan data pengamatan tinggi permukaan air di sungai sebesar Q10 = 64.79 m<sup>3</sup>/dt, sehingga tanggul kolam dengan elevasi + 11.50 m dengan tampungan 4,401,226.04 m<sup>3</sup>, tinggi air dimuka pintu 7 m dan luas permuakaan genangan 782,613.78 m<sup>2</sup>.</p> Aisyah Madiana Ali Ratna Musa Ali Mallombasi Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 18 25 Studi Karakteristik dan Laju Sedimen Sungai Maros http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/276 <p>Banjir di Kabupaten Maros dalam beberapa tahun terakhir diakibatkan karena kondisi sungai Maros Tompobulu tidak sanggup menampung debit dan volume air karena pengaruh angkutan sedimen aliran bagian hulu. Disisi lain, ekosistem kawasan hutan di sekitar hulu tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan sedimen tanah lebih mudah terbawa oleh banjir di bagian hulu, bagian tengah dan akan terendap di bagian hilir sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sedimen terhadap kelancaran arus dan daya tampung di Sungai Maros, agar dapat dijadikan sebagai patokan pencegahan banjir yang terjadi disekitar aliran sungai tersebut. Berdasarkan data hasil uji sampel sedimen gradasi partikel sedimen di Sungai Maros, didapatkan nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian tengah yaitu 2.090, 836 ton/tahun, dan nilai debit sedimen dasar (Qb) pada bagian tengah yaitu 0,084593 ton/s. Adapun nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian Hilir yaitu 72,848,16 ton/s, dan sedimen dasar (Qb) pada bagian Hilir yaitu 0,1545 ton/s. Berdasarkan data rekapitulasi debit sedimen Sungai Maros maka kejadian angkutan sedimen melayang dan dasar sedimen setahun dibagian tengah 2.669.863,79 ton, dan dibagian Hilir sungai Maros untuk angkutan sedimen melayang dan dasar selama setahun 4.944.002,15 ton.</p> Humairah Annisa Ratna Musa Ali Mallombasi Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 26 35 Analisis Poisson Ratio dan Ketahanan Deformasi Campuran AC-WC Subtitusi Pasir Silika http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/277 <p>Perkembangan wilayah dan kota di Indonesia terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan transportasi sehingga menambah beban lalu lintas. Hal ini berimplikasi terhadap kerusakan perkerasan jalan. Penelitian terkait dilakukan untuk meningkatkan kinerja perkerasan jalan, salah satunya penggunaan material alternatif, yaitu pasir silika. Diharapkan pasir silika mampu meningkatkan kinerja dan ketahanan deformasi campuran AC-WC. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi pasir silika pada campuran AC-WC terhadap nilai <em>poisson ratio</em> dan tingkat ketahanan deformasi campuran. Pengujian dilakukan dengan alat uji <em>Indirect Tensile Strength</em> dan alat uji Wheel Tracking Machine. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tarik, <em>poisson ratio</em>, stabilitas dinamis, dan laju deformasi campuran ditunjukkan pada masing-masing variasi pasir silika dengan campuran KAO 5,8%, KAO Interval 4,8%, dan KAO Interval 6,8%. Nilai kuat tarik dan poisson ratio tertinggi ditunjukkan pada campuran KAO 5,8% dengan pasir silika 15% sebesar 83960,15 Kpa dan 0,721. Campuran dengan ketahanan deformasi terbaik ditunjukkan pada campuran pasir silika 15% dengan KAO 5,8%, dengan stabilitas dinamis (DS) tertinggi sebesar 750 lintasan/mm dan laju deformasi (RD) terendah sebesar 0,028 mm/menit.</p> Zulfadli Ibrahim Lambang Basri Said Andi Alifuddin Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 36 47 Pengujian Erosi pada Kemiringan Dan kepadatan Tanah organik http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/278 <p>Penelitian ini memiliki latar belakang yaitu adanya kemiringan dan kepadatan tanah organik yang bervariasi sehingga sangat menentukan jumlah erosi yang terjadi pada suatu daerah sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui jumlah erosi yang terjadi. Rumusan masalah yang dikaji yaitu bagaimana pengaruh erosi terhadap kemiringan dan kepadatan tanah juga intensitas hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta hubungan antara erosi dengan kemiringan lereng, intensitas curah hujan dan kepadatan tanah yang terjadi pada tanah organik. Metode pembanding yang digunakan adalah &nbsp;USLE (Universal Soil Loss Equation) dalam &nbsp;menentukan jumlah erosi pada tanah yang memiliki kadar organik dengan total 18,67%. Dari penelitian yang dilakukan di laboratorium dengan tiga variasi intensitas hujan yaitu 23 mm/jam, 34 mm/jam dan 51 mm/jam didapatkan hasil berupa &nbsp;jumlah erosi sebesar meningkat 40 %, untuk tingkat kemiringan dengan tiga variasi yaitu 10◦, 15◦dan 20◦ menghasilkan peningkatan jumlah erosi sebesar 30 %. Hasil penelitian dengan variasi kepadatan 60% dan 70% menunjukkan hasil penurunan jumlah erosi sebesar 3 %. Dengan demikian kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu semakin besar kemiringan lereng, intensitas hujan, dan kadar organik tanah maka erosi yang terjadi pada suatu daerah akan semakin besar pula.</p> Suci Fatmawati Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 48 57 Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja dalam Konteks Budaya Para Pekerja Konstruksi di Kota Makassar (Studi Kasus Pembangunan Gedung Akademi Teknik Industri Makassar) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/279 <p>Studi ini berfokus pada pengaruh kebudayaan dalam Implementasi terhadap Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang diselenggarakan oleh perusahaan jasa konstruksi. Menggunakan Data kualitatif dan Kuantitatif, dalam proses pengumpulan dan analisa data dilaksanakan secara bersamaan dengan menerapkan metode pengamatan dan metode wawancara, dengan juga memperhatikan faktor kedekatan dengan para informan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan SMK3 telah sesuai dengan prosedur penerapan SMK3 itu sendiri, sebagaimana termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, Maka dilakukan penelitian terhadap tiga faktor yaitu Lingkungan kerja, Budaya kerja dan Pekerja terhadap Model Penerapan SMK3 yang sesuai. Penelitian dengan menggunakan sampel sebanyak 50 Pekerja. Pengambilan data pertama dengan metode wawancara agar menghasilkan data Kualitatif kemudian diikuti dengan data Kuantitatif, Metode analisis memakai pendekatan kuantitatif yaitu analisis regresi linier ganda. Model Penerapan Sistem Manajemen K3 yang dihasilkan adalah Model Penerapan SMK3 berbasis Pekerja/<em>Buttom-Up, </em>Model Sosialisasi berbasis Trend atau Viralitas dan Model Sosialisasi berbasis Kedaerahan.</p> Emmy Rahmawati Rachman Abd. Karim Hadi Ratna Musa Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 58 66 Penilaian Indeks Kinerja Daerah Irigasi Benua Aporo Kabupaten Konawe Selatan dengan Menggunakan Aplikasi Software Pdsda – Pai Versi 1.0 http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/280 <p>Daerah Irigasi Benua Aporo Kabupaten Konawe Selatan&nbsp; terletak di Desa Teteinea Jaya&nbsp; Kecamatan&nbsp; Lalembuu&nbsp; Kabupaten Konawe&nbsp; Selatan&nbsp; Provinsi&nbsp; Sulawesi Tenggara. Telah ditetapkan beberapa regulasi yang mengatur Pelaksanaan pengelolaan tersebut antara lain mengenai kewenangan yang diatur dalam Undang – Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, dimana diatur tentang daerah irigasi yang menjadi kewenangan pengelolaan Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota sesuai luasan potensinya. Adapun kebijakan pemerintah mengenai Eksploitasi dan Pemeliharaan jaringan Irigasi adalah suatu usaha penyediaan, pengaturan serta pembuangan air guna menunjang pertanian berdasarkan Permen PUPR No: 12/PRT/M/2015. Analisa ini menggunakan <em>Software</em> PDSDA-PAI Versi 1.0. yang bertujuan untuk mengetahui nilai indeks kinerja Daerah Irigasi Benua Aporo, didapatkan hasil nilai indeks Kinerja Daerah Irigasi Benua Aporo sebesar 66,25% yang termasuk kedalam kategori kinerja kurang dan perlu perbaikan sesuai dengan Permen PUPR No. 12/PRT/M2015.</p> Agus Salim Karim Ratna Musa Hanafi Ashad Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 67 74 Studi Komparasi Tingkat Kerusakan Jalan Berdasarkan Data Road Asset Management System, Surface Distress Index dan Pavement Condition Index http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/281 <p><em>International Roughness Index</em> (IRI) adalah metode yang diaplikasikan oleh Bina Marga yang dilaksanakan secara rutin untuk pemeriksaan nilai fungsioal jalan. Selain itu dapat digunakan metode <em>Surface Distress Index (SDI)</em> dan metode <em>Pavement Condition Index</em><em> (PCI</em>). Pada Penelitian ini data primer dilakukan survey lapangan kerusakan jalan dan data sekunder adalah data IRI. Rentang penilaian metode SDI 0 sampai &gt;150, sedangkan metode PCI menilai dari 0 sampai 100. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kondisi jalan berdasarkan ketiga metode di atas. Untuk melakukan Inspeksi ini membutuhkan biaya yang cukup besar, maka perlu ada model untuk mendapatkan nilai perbandingan antara ketiga parameter tersebut. Lokasi penelitian adalah ruas jalan SKPD Kota Kupang. Hasil perbandingan dengan metode IRI, SDI &nbsp;dan PCI dengan persamaan ekponensial diperoleh nilai perbandingan dimana IRI berbanding SDI nilai determinan sebesar R<sup>2</sup> = 70,98 % sedang IRI berbanding PCI nilai determinan sebesar R<sup>2</sup> = 98,90 %. Secara umum kondisi ruas jalan objek penelitian dalam kategori baik dan untuk menjaga kinerja pelayanan prima &nbsp;diperlukan pemeliharaan dan perbaikan.</p> Andi Amri Lambang Basri Said Andi Alifuddin Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 75 83 Kinerja Campuran Beton Aspal AC-WC dengan Penambahan Limbah Botol Plastik http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/282 <p>Salah satu syarat dari lapis perkerasan jalan adalah mampu memikul beban yang bekerja tanpa terjadi deformasi yang berarti. Namun sebaliknya, terjadi pengurangan umur layanan konstruksi perkerasan jalan di beberapa jalan yang ada di Indonesia, seperti ruas Jalan Hasanudin – Yos Sudarso mengalami pengurangan masa layan sebesar 3,162 tahun atau 31,620% dari umur rencana jalan 10 tahun menjadi 6,838 tahun dan Jalan Diponegoro, Cilacap, Jawa Tengah terjadi penurunan umur layanan jalan sebesar 4,453 tahun atau 22,26% dari umur rencananya. Untuk mengatasi masalah tersebut, limbah botol plastik ditambahkan ke dalam agregat campuran aspal panas sehingga dapat menambah kinerja campuran. Teknik pencampuran ini dikenal dengan cara kering. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kinerja campuran beraspal jenis AC-WC dengan memanfaatkan limbah botol plastik sebagai bahan tambah. Pengambilan data dilakukan dengan pengujian laboratorium berdasarkan Spesifikasi Umum Pekerjaan Jalan oleh Bina Marga dan metode pengujian menggunakan Metode <em>Marshall</em>. Di dalam penelitian ini, variasi kadar limbah plastik yang dimasukkan dalam campuran, yaitu sebesar 0 - 2,5% dari berat agregat dan variasi kadar aspal, yaitu sebesar 5,5–7,5% dari berat agregat. Dari variabel tersebut maka dibuat 90 sampel uji. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan limbah botol plastik meningkatkan kinerja campuran beraspal jenis AC-WC.</p> A. Cempana Sari Iskandar Copyright (c) 2021-02-28 2021-02-28 6 1 84 92