http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/issue/feed Jurnal Teknik Sipil MACCA 2020-12-05T17:06:26+00:00 Admin Macca jtsm@umi.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Teknik Sipil MACCA merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim redaksi sebagai pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia dalam &nbsp;rangka mewadahi hasil pemikiran dan penelitian serta inovasi insan ketekniksipilan guna memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.</p> http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/195 Studi Model Biaya Operasional Kendaraan Sepeda Motor di Kota Palopo 2020-12-05T15:31:24+00:00 Muhammad Fikri muhammadfikri1980@gmail.com Lambang Basri Said lambangbasri.said@umi.ac.id St Maryam H stmaryam@umi.ac.id <p>Sepeda motor adalah kendaraan alternatif yang efisien. Dibutuhkan informasi besaran biaya operasional kendaraan sebagai referensi pemilihan jenis kendaraan. Faktor yang mempengaruhi BOK adalah depresiasi, pajak, BBM, penggantian oli mesin, service ringan, service berat, penggantian ban luar dan biaya tak terduga sebagai variabel bebas dimana Perjalanan (BOK) adalah variabel terikat. Penelitian ini membahas jenis kendaraan sepeda motor tipe 4Tak dan Matic. Data primer diambil dengan wawancara berbasis kuesioner dengan menghampiri responden pada tempat strategis seperti pelataran parkir kampus, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan. Komparasi Regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan SPSS20 dilakukan untuk melihat korelasi dan koefisien determinasi variabel bebas terhadap variabel tetap. Uji F untuk mengetahui pengaruh semua variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen dan Uji T untuk mengetahui signifikansi peran secara parsial antara variabel independen terhadap variabel dependen. Model BOK yang umum untuk semua jenis kendaraan dan tahun perakitan adalah Y=20.867+0.010X1–0.282x2+0.217x3–0.032x4+0.154x5–0.046x6. Besar BOK rata rata dalam 1 km dari jenis kendaraan 4 tak CC≤135, 4TakCC&gt;135, matic CC≤135, matic CC&gt;135 berturut-turut adalah Rp.733.53, Rp.876.26, Rp. 840.41 dan Rp.787.04.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/196 Studi Karakteristik Mekanik Kawat Bronjong Untuk Menahan Sedimen 2020-12-05T15:41:02+00:00 Nur Ikhsani AY aynurikhsani@poliupg.ac.id <p>Kawat bronjong dapat dipergunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, salah satunya yaitu dapat digunakan untuk membuat check dam yang berfungsi untuk menahan atau menangkap sedimen berupa batuan tetapi tetap mengalirkan airnya. Untuk mengetahui kekuatan dari kawat bronjong, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik dari kawat bronjong untuk menahan energi kinetik batuan yang akan ditahan oleh check dam. Dalam pengujian untuk mengetahui karateristik mekanik kawat bronjong ini, digunakan kawat bronjong jenis galvanis diameter 3.4 mm dan pola anyaman belah ketupat. Diagonal lubang anyaman kawat bronjong yang digunakan adalah 200 mm x 200 mm. Kawat bronjong diuji dengan memberikan beban berulang yang dijatuhkan dari ketinggian 2 m untuk mengetahui lendutan, regangan, tegangan serta gaya maksimum yang terjadi pada kawat bronjong tersebut, tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengauh beban berulang dan karakteristik tegangan dan regangan kawat bronjong check dam akibat beban dari sedimen, serta untuk mengetahui nilai kekuatan optimum dari pola anyaman bentuk kawat bronjong belah ketupat untuk digunakan sebagai struktur check dam penahan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawat struktur bronjong mampu menahan gaya yang cukup besar sebelum kawat tersebut rusak atau putus. Tegangan maksimum yang terjadi adalah 520.66 Mpa.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/197 Tinjauan Pemanfaatan Rest Area Pada Ruas Trans Sulawesi Selatan Kabupaten Barru 2020-12-05T15:56:42+00:00 Abd. Kadir Salim abdulkadir.salim@umi.ac.id Asma Massara asma.massara@umi.ac.id Zaifuddin zaifuddin.zaifuddin@umi.ac.id Nasalipuri Mesario nasalipuri@gmail.com Sahid Kamarudin Rery sahidkamarudinrery@gmail.com <p>Keberadaan tempat istirahat atau dikenal dengan istilah rest area memberikan ruang bagi para pengguna jalan utamanya pengemudi untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan jauhnya dari tempat asal ke tempat tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rest area pada ruas trans Sulawesi Selatan sudah memenuhi ketentuan PUPR dan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pada rest area berdasarkan pendapat pengguna jasa. Metode penelitian adalah metode survei dengan data primer berupa data kendaraan yang masuk di rest area dan data pergerakan kendaraan melintas, sedangkan data sekunder berupa data lokasi penelitian. Perencanaan rest area di jalur lintas barat Trans Sulawesi Selatan berada pada wilayah utara Kabupaten Barru. Berdasarkan hasil survey langsung, wilayah utara kabupaten barru merupakan wilayah yang di pilih para pengendara untuk beristirahat, dalam hal ini lokasi pemberhentian tersebut dapat di simpulkan sebagai wilayah titik jenuh maupun titik lelah dalam berkendara. Jika dibandingkan dengan kriteria Dinas PUPR, lokasi Rest Area di SPBU Bojo Kabupaten Barru, telah memenuhi standar jarak antara Rest Area dan syarat luas area. Selain itu, dari 50 responden, untuk aspek prasarana sebesar 82% merasa nyaman, pada aspek Utilitas 90% menyatakan nyaman dan aspek pelayanan 95% menyatakan pelayanan cuku baik.&nbsp;</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/198 Analisis Identifikasi dan Persepsi Manajemen Keselamatan Kerja pada Proyek Konstruksi 2020-12-05T15:53:15+00:00 Suriati Abd. Muin suriati.abdmuin@umi.ac.id Rani Bastari Alkam rani.bastari@umi.ac.id <p>Keselamatan kerja pada pelaksaan proyek konstruksi harus menjadi prioritas utama. Akan tetapi tidak semua perusahaan memahami dan mengetahui bagaimana mengimplementasikan rencana keselamaan kerja (RKK) dengan baik dalam lingkup perusahan konstruksi maupun dalam pelaksaan di lapangan. Implementasi manajemen keselamatan kerja yang tidak memenuhi peraturan yang berlaku berdampak pada terganggunya proses pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana penerapan dan prinsip manajemen keselamatan kerja di lokasi proyek dan bagaimana persepsi pekerja terhadap implementasi tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada proyek pembangunan gedung BCA kantor cabang utama panakkukang dengan cara survei dan observasi pemakaian alat pelindung diri (APD) yang diperoleh dari safety officer PT. Pulau Intan Baja Perkasa Konstruksi yaitu data pekerja yang memakai dan melengkapi APD dan yang tidak memakainya saat bekerja. Instrumen kuesioner juga dibagikan kepada pekerja untuk mengetahui persepsi pekerja terhadap penerapan manejemen keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu sebesar 45,45% dari <em>checklist</em> manajemen keselamatan kerja telah dilaksanakan, 36,36% tidak dilaksanakan sepenuhnya dan 18,18%&nbsp; tidak dilaksanakan. Selain itu, 48,61% sangat setuju perlunya penerapan manajemen keselamatan kerja di lokasi proyek, 41,11% setuju, 7,78% cukup setuju, 2,22%, tidak setuju, dan sangat tidak setuju 0,28%.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/199 Kajian Dampak Sosio-Lingkungan Akibat Sistem Transportasi Angkutan Barang di Kota Makassar 2020-12-05T16:02:20+00:00 Mahmud malakaanugrahperkasa@gmail.com Lambang Basri Said lambangbasri.said@umi.ac.id St Maryam H stmaryam@umi.ac.id <p>Sistem transportasi berkelanjutan merupakan suatu konsep dalam pengelolaan transportasi barang / ekspor / impor logistik dalam mengurangi dampak eksternalitas sosial lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kajian Dampak Sosio-Lingkungan Akibat Sistem Transportasi Angkutan Barang di Kota Makassar. Variabel bebas dan terikat yang diteliti adalah solusi teknologi (X1), solusi budaya dan Perilaku (X2), solusi sosio ekonomi dan pemerintahan (X3), solusi perbaikan Infrastruktur (X4), dan solusi aksesibilitas jaringan (X5) terhadap kinerja lingkungan (Y1) dan kinerja sosial (Y2) dengan pengukuran skala likert. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa solusi teknologi dan solusi aksesibilitas secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sosio-lingkungan. sedangkan solusi budaya dan perilaku, solusi sosio- ekonomi dan pemerintahan dan solusi perbaikan infrastruktur secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sosio-lingkungan. Pengaruh secara simultan solusi teknologi, solusi budaya dan perilaku, solusi sosio-ekonomi dan pemerintahan, solusi perbaikan infrastruktur, dan solusi aksesibilitas jaringan secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan untuk kinerja sosio-lingkungan, maka hipotesis diterima.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/200 Evaluasi Sistem Perencanaan Pengolahan Limbah Cair Domestik Pada Vidaview Apartemen Dengan Sistem Extended Aeration 2020-12-05T16:12:02+00:00 Sudarman Supardi sudarmansupardi58@gmail.com Ilham Syafei Ilham.syafei@umi.ac.id Hamsir hamsirhusain63@gmail.com <p>Pengolahan limbah cair domestik merupakan hal penting terkhusus dalam perkotaan. Salah satu teknologi pengelolahan limbah yaitu metode sistem <em>Extended Aeration</em>. Jenis penelitian yang digunakan adalah evaluatif dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi berapa besar kapasitas air limbah per hari yang akan di olah pada Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL ) di Vidaview Apartemen Makassar dan mengetahui bagaimana proses pengolahan limbah cair domestik dengan sistem <em>Extended Aeratio</em><em>n</em>. Dari hasil penelitian didapat besarnya kapasitas air limbah per hari yang akan di olah pada IPAL di Vidaview Apartemen Makassar adalah&nbsp; 812 m³/hari. Sedangkan kapasitas yang di dapatkan oleh konsultan perencana IPAL hanya sebesar 700 m³/hari. Terdapat selisih volume, sehingga ada beberapa bak penampungan yang mengalami perubahan volume yaitu bak aerasi, bak penjernihan dan bak klorinasi. Berdasarkan hasil wawancara kepada beberapa pihak terkait, proses pengolahan limbah cair domestic ada IPAL di Vidaview Apartemen Makassar sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan sistem yang diterapakan. Adapun kualitas limbah cair yang telah di olah sudah memenuhi ambang batas yang di ijinkan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.68 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/201 Analisis Kinerja Ruas Jalan Tamalanrea Raya Kota Makassar 2020-12-05T16:25:04+00:00 Erning Ertami Anton erning.ertami@poliupg.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Indeks Tingkat Pelayanan Jalan. Studi kasus diambil pada ruas jalan Tamalanrea Raya yang merupakan salah satu jalan kolektor di Makassar. Indeks Tingkat Pelayanan pada dasarnya mengukur kualitas layanan pada kondisi lalu lintas yang berbeda melalui identifikasi <em>Volume to Capacity Ratio</em> atau kecepatan lalu lintas. Indonesian Highway Capacity Manual (1997) mendefinisikan <em>Volume</em> <em>to Capacity Ratio</em> sebagai bagian dari perameter kinerja jalan dan diukur melalui rasio perbandingan arus lalu lintas dan kapasitas jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil identifikasi tingkat pelayanan berbeda tergantung pada ketiga acuan yang digunakan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai kriteria untuk mengevaluasi kondisi aktual jalan dan membandingkannya dengan kondisi ideal yang seharusnya</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/202 Pemanfaatan Limbah Pembakaran Batu Bara Sebagai Bahan Substitusi Parsial Semen 2020-12-05T16:33:01+00:00 Hanafi Ashad hanafi.ashad@umi.ac.id Sudarman Supardi sudarman.supardi@umi.ac.id Anwar Mappiasse anwar.mappiasse@umi.ac.id A. Muh Ikram Zhahir ikramzhahir97@gmail.com Diaz Prabowo Surya diazprbwo@ymail.com <p>Pemakain batu bara di Indonesia semakin meningkat mengakitbatkan semakin melimpahnya limbah batu bara berupa fly ash yang tergolong limbah B3 yang jika dimanfaatkan dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan. <em>F</em><em>ly ash</em> memiliki karakteristik pozzolan sehingga jika dilibatkan sebagai material subtituen pada campuran beton disinyalir dapat berefek positif pada kinerja beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh keberadaan fly ash batu bara sebagai substitusi parsial semen terhadap kuat tekan beton dan juga mengetahui kadar presentase fly ash batu bara yang optimum yang memberikan kuat tekan terbesar pada beton. Metode penelitian berbasis eksperimen di laboratorium meliputi pengujian karakteristik dasar material, mix design, dan pengujian kuat tekan beton. Sampel dibuat berbentuk silinder dengan ukuran 15x30 cm. Variasi kadar substitusi fly ash sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% terhadap jumlah semen. Beton diuji setelah mencapai umur 28 hari. Data yang diperoleh dari pengujian secara sekuensial di laboratorium membuktikan bahwa substitusi fly ash antara 0% sampai dengan 12,49% meningkatkan nilai kuat tekan beton dengan nilai optimal sebesar 35,59Mpa pada kadar 12,49%. Subtitusi fly ash dengan kadar yang melebihi 12,49% berdampak pada penurunan kekuatan beton. Hasil ini menggambarkan bahwa pada kadar tertentu, pemanfaatan limbah batubara fly ash bisa meningkatkan nilai kuat tekan beton.&nbsp;&nbsp;</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/203 Tinjauan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Bor Pile Metode Critical Chain Project Management (Kasus: Jembatan Phinisi Center Point of Indonesia) 2020-12-05T16:41:51+00:00 Yasnawi Idrus yasnawi.idrus@umi.ac.id Winarno Arifin winarno.arifin@umi.ac.id Mukti Maruddin mukti.mukti@umi.ac.id Mariah Ulfah mariiaauppa@gmail.com Yana Mardiana mardianaa075@gmail.com <p>Proyek pembangunan jembatan Phinisi Center Point of Indonesia terdiri dari beberapa macam pekerjaan <em>sub structure</em> seperti pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi bored pile. Pada bulan Januari sampai Maret mengalami keterlambatan progress. <em>Schedule</em> atau penjadwalan adalah unsur yang paling penting dalam pelaksanaan proyek. Namun didalam pelaksanaan jadwal cenderung tidak terpakai secara efektif dilapangan. Kondisi yang demikian mengakibatkan pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan <em>time schedule</em> proyek. Manajemen adalah kemampuan perusahaan atau instansi dalam merencanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. Manajemen proyek adalah kemampuan perusahaan atau instansi dalam menyelesaikan suatu pekerjaan berdasarkan target jangka pendek yang sudah dirumuskan sebelumnya. Manajemen proyek juga ditetapkan mengikuti <em>time schedule </em>yang telah ditetapkan. Ilmu manajemen proyek sudah sepatutnya dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaian suatu proyek utamanya para manajer karena itu setiap stakeholder harus menjalankan perannya masing-masing. Dengan menggunakan metode penjadwalan ini akan diperoleh feeding buffer dengan durasi 3 akan diperoleh project buffer dengan durasi 16 sehingga penjadwalan eksisting 120 hari kerja menjadi 104 hari dengan menggunakan critical chain project management (CCPM) diperoleh biaya pendanaan proyek sebesar Rp10.628.917.737 dimana mengalami penghematan sebesar Rp72,718,349.64 pada biaya tenaga kerja.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/204 Analisis Kalibrasi Koefiesien Manning pada Saluran Tanah dan Pasangan Batu Saluran Sekunder Belawa Daerah Irigasi Saddang Kabupaten Sidrap 2020-12-05T17:06:26+00:00 Ummu Qalzum um2u.qalzum@gmail.com Ratna Musa ratmus_tsipil@ymail.com Hanafi Ashad hanafi.ashad@umi.ac.id <p>Pada buku Open Channel Hidraulic yang ditulis oleh Ven T. Chow (1988), untuk menentukan nilai kekasaran belum didapatkan Rumus yang khusus sehingga kami menggunakan Rumus Manning sebagai pertimbangan untuk penentuan Koefisien Kekasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan aliran pada saluran tanah dan pasangan batu pada saluran sekunder belawa dan untuk mengalisis hubungan antara kekasaran dan kecepatan aliran pada saluran tanah dan pasangan batu saluran sekunder belawa. Penelitian ini menggunakan metode survei langsung di lapangan dengan penentuan titik pengukuran dan pengamatan. Penelitian ini dilakukan di saluran sekunder Belawa Daerah Irigasi Saddang kelurahan Empagae kecamatan Bendoro kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran yang ditinjau adalah saluran sekunder yang terbuat dari saluran tanah dan saluran pasangan batu dengan melakukan penelitian pada jarak per 100 m. Nilai koefisien Manning pada saluran tanah yaitu 0.0274 dan saluran pasangan batu yaitu 0.0483, nilai koefisien kekasaran pada lokasi penelitian berbeda dengan nilai koefisien yang telah diteliti oleh Manning, Hal ini di sebabkan oleh sedimentasi pada saluran dan bentuk saluran yang tidak sesuai dengan kondisi awalnya.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/205 Studi Perbandingan Karakteristik Pengguna Angkutan Online dan Angkutan Konvensional di Kota Makassar 2020-12-05T16:55:57+00:00 Miftahul Khaer robin.vikol@gmail.com St Maryam H stmaryam@umi.ac.id Mukhtar Thahir Syarkawi mukhtartahir.sarkawi@umi.ac.id <p>Ada beberapa alat transportasi yang ada di Kota Makassar yaitu: angkutan kota (<em>pete–pete</em>), <em>Bus Rapid Transport</em> (BRT), taksi konvensional, taksi online, becak, becak motor disingkat bentor, dan masih banyak lagi. Dalam hal ini dengan banyaknya pilihan moda transportasi yang tersedia di Kota Makassar menimbulkan beberapa pola salah satunya yaitu karakteristik para pengguna pada masing- masing moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna angkutan umum khususnya angkutan online dan angkutan konvensional seperti <em>pete–pete</em>, BRT, dan taksi konvensional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analisis data deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang karakteristik dari responden yang dibuat dalam bentuk tabel dan grafik agar lebih mudah difahami. Data-data yang digunakan dalam analsis ini bersumber dari hasil wawancara pengguna angkutan umum dengan menggunakan kuisioner yang telah disiapkan sebelumnya. Pemilihan sampel dilakukan secara acak. Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, strata dalam keluarga, jumlah tanggungan kendaraan pribadi, asal dan tujuan perjalanan, intensitas penggunaan angkutan umum, penghasilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penumpang angkutan umum didominasi oleh jenis kelamin perempuan dengan rentang usia antara 15-25 tahun dengan tingkat pendidikan SMA, tanpa tanggungan dengan pendapatan perbulan dibawah 1,5 juta rupiah, dan sebagai anak dalam hierarki dalam keluarga.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) http://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/206 Kontribusi Serat Fiber dan Polimer Terhadap Sifat-Sifat Mekanik Beton 2020-12-05T17:02:14+00:00 Hanafi Ashad hanafi.ashad@umi.ac.id Arsyad Fadhil arsyad.fadhil@umi.ac.id Mukti Maruddin mukti.mukti@umi.ac.id Muhammad Iqbal Haris Irianto ryanto_iqbal@yahoo.com Asda Sugita asda.gita@yahoo.com <p>Beton merupakan komponen bangunan terbanyak yang digunakan diseluruh dunia saat ini. Berbagai upaya dilakukan guna mencari material pengganti bahan penyusun beton seperti penggunaan bahan tambah, agar menghasilkan kekuatan maksimal dari beton serta kemudahan dalam pengerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstribusi serat fiber dan polimer terhadap sifat-sifat mekanik beton dan mengetahui seberapa besar persentase optimum serat fiber dan polimer yang menghasilkan kuat tekan dan kuat lentur yang maksimum. Pada penelitian ini menggunakan bahan tambah serat berupa serat <em>fiber</em> jenis <em>polyprophilene</em> dengan variasi serat 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, dan 1% dari total volume beton yang digabungkan dengan resin polimer jenis resin <em>polyeste</em>r sebesar 20% dari total volume semen. Penambahan serat dan polimer untuk mengetahui kekuatan tekan beton dan kuat tarik lentur terhadap berbagai variasi serat. Kuat tekan yang dihasilkan pada umur 28 hari yaitu 0% sebesar 30.84 MPa, 0.25% sebesar 33.31 MPa, 0.50% sebesar 34.36 MPa, 0.75% sebesar 35.78 MPa dan 1% sebesar 28.19 MPa. Kuat tarik lentur yang dihasilkan pada umur 28 hari yaitu 0% sebesar 4.314 MPa, 0.25% sebesar 4.517 MPa, 0.50% sebesar 4.725 MPa, 0.75% sebesar 5.187 MPa, 1% sebesar 4.057 MPa. Penggunaan serat fiber optimum yang menghasilkan kuat tekan maksimum terdapat pada variasi serat 0.47% dengan kuat tekan yang dihasilkan sebesar 35.33 MPa.</p> 2020-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c)