Studi Karakteristik dan Laju Sedimen Sungai Maros

  • Humairah Annisa Program Pascasarjana Magister Teknik Sipil, Universitas Muslim Indonesia
  • Ratna Musa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Ali Mallombasi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Sedimen, erosi, debit, angkutan

Abstract

Banjir di Kabupaten Maros dalam beberapa tahun terakhir diakibatkan karena kondisi sungai Maros Tompobulu tidak sanggup menampung debit dan volume air karena pengaruh angkutan sedimen aliran bagian hulu. Disisi lain, ekosistem kawasan hutan di sekitar hulu tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan sedimen tanah lebih mudah terbawa oleh banjir di bagian hulu, bagian tengah dan akan terendap di bagian hilir sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sedimen terhadap kelancaran arus dan daya tampung di Sungai Maros, agar dapat dijadikan sebagai patokan pencegahan banjir yang terjadi disekitar aliran sungai tersebut. Berdasarkan data hasil uji sampel sedimen gradasi partikel sedimen di Sungai Maros, didapatkan nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian tengah yaitu 2.090, 836 ton/tahun, dan nilai debit sedimen dasar (Qb) pada bagian tengah yaitu 0,084593 ton/s. Adapun nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian Hilir yaitu 72,848,16 ton/s, dan sedimen dasar (Qb) pada bagian Hilir yaitu 0,1545 ton/s. Berdasarkan data rekapitulasi debit sedimen Sungai Maros maka kejadian angkutan sedimen melayang dan dasar sedimen setahun dibagian tengah 2.669.863,79 ton, dan dibagian Hilir sungai Maros untuk angkutan sedimen melayang dan dasar selama setahun 4.944.002,15 ton.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bella, R. (2014). ( Bed Load ) Pada Muara Sungai Lilin Kabupaten Musi – Banyuasin. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(1), 225–230.
Davis, H. E. (n.d.). McGRAW-Hill, CIVIL ENGINEERING SERIES.
Hambali, R., & Apriyanti, Y. (2016). Studi Karakteristik Sedimen Dan Laju Sedimentasi Sungai Daeng – Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Fropil, 4(2), 165–174.
Mattotorang, U. H. (2019). Studi Pengaruh Lebar Sungai Terhadap Karakteristik Aliran Sedimen Di Dasar. In PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik (Vol. 4, Issue 1). https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.217
Olviana Mokonio. (2013). Analisis Sedimentasi Di Muara Sungai Saluwangko Di Desa Tounelet Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa. Jurnal Sipil Statik, 1(6), 452–458.
Pangestu, H., & Haki, H. (2013). Analisis Angkutan Sedimen Total Pada Sungai Dawas Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 1(1), 23.
Prasetyo, D., Dermawan, V., & Primantyo, A. H. (2015). Kajian penanganan sedimentasi sungai banjir kanal barat Kota Semarang. Jurnal Teknik Pengairan, 6(1), 76–87.
Tatipata, W. H. (2015). Analisis Volume Sedimen yang Mengendap Setelah T-Tahun Waduk Beroperasi (Studi Kasus: Waduk Cirata). Jurnal Teknik Sipil, 22(3), 235–242. https://doi.org/10.5614/jts.2015.22.3.7
Published
2021-02-28
How to Cite
[1]
Annisa, H., Musa, R. and Mallombasi, A. 2021. Studi Karakteristik dan Laju Sedimen Sungai Maros. Jurnal Teknik Sipil MACCA. 6, 1 (Feb. 2021), 26-35.