Kontribusi Serat Fiber dan Polimer Terhadap Sifat-Sifat Mekanik Beton

  • Hanafi Ashad Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Arsyad Fadhil Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Mukti Maruddin Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Iqbal Haris Irianto Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Asda Sugita Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Beton polimer, Beton serat, Teknologi beton

Abstract

Beton merupakan komponen bangunan terbanyak yang digunakan diseluruh dunia saat ini. Berbagai upaya dilakukan guna mencari material pengganti bahan penyusun beton seperti penggunaan bahan tambah, agar menghasilkan kekuatan maksimal dari beton serta kemudahan dalam pengerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstribusi serat fiber dan polimer terhadap sifat-sifat mekanik beton dan mengetahui seberapa besar persentase optimum serat fiber dan polimer yang menghasilkan kuat tekan dan kuat lentur yang maksimum. Pada penelitian ini menggunakan bahan tambah serat berupa serat fiber jenis polyprophilene dengan variasi serat 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, dan 1% dari total volume beton yang digabungkan dengan resin polimer jenis resin polyester sebesar 20% dari total volume semen. Penambahan serat dan polimer untuk mengetahui kekuatan tekan beton dan kuat tarik lentur terhadap berbagai variasi serat. Kuat tekan yang dihasilkan pada umur 28 hari yaitu 0% sebesar 30.84 MPa, 0.25% sebesar 33.31 MPa, 0.50% sebesar 34.36 MPa, 0.75% sebesar 35.78 MPa dan 1% sebesar 28.19 MPa. Kuat tarik lentur yang dihasilkan pada umur 28 hari yaitu 0% sebesar 4.314 MPa, 0.25% sebesar 4.517 MPa, 0.50% sebesar 4.725 MPa, 0.75% sebesar 5.187 MPa, 1% sebesar 4.057 MPa. Penggunaan serat fiber optimum yang menghasilkan kuat tekan maksimum terdapat pada variasi serat 0.47% dengan kuat tekan yang dihasilkan sebesar 35.33 MPa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amri, Sjafei. 2005. Teknologi Beton A – Z, Jakarta : Yayasan Jhon Hi-Tech Idetama.
Antono, A. 1995. Teknologi Beton, Penerbit Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
Balaguru, Perumalsamy N., Shah, Surendra P., 1992. Fiber Reinforced Cement Composies : Express Consent.
Gornale Avinash, S Ibrahim Quadri, Smehmood Quadri, Syed Md Akram Ali, 2012. Strengh Aspects of Glass Fibre Reinforced Concrete.
Hemalatha s., Dr.A.Leema Rose. 2016. An Experimental Study On Glass Fibre Reinforced Conrete.
Momtazil, Ali Sadr, Reza Kohani Khoshkbijari, Sadaf Sabagh Mogharab. 2015. Polymers i Concrete : Applications and Specfications.
Mulyono, T. (2003). Teknologi Beton. Jakarta: Penerbit Andi.
N Benzannache, Bezazi A., Bouchelaghem H., Boumaaza M., Scarpa, Amziane. 2018. Effects of adding sisal and glass fibers on the mechanical behaviour of concrete polymer.
Praveen Durisetti, M.Rajshekar Reddy, K. Mythili. 2015. Experimental Study On The Compressive Strength Of Glass Fibre Concrete.
SNI 1974 : 2012. Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder.
SNI 4431 : 2011. Cara uji kuat lentur beton dengan dua titik pembebanan.
SNI 7656 : 2012. Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat dan beton massa.
Sulaiman Novan Achmad. 2017. ”Pengaruh Penambahan Persentase Benang Gelasan Terhadap Kuat Tarik Belah Beton”. Balikpapan : Politeknik Negeri Balikpapan.
Tim Laboratorium Struktur dan Bahan Prodi Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia.2017.Pedoman Pelaksanaan Praktikum Laboratorium Struktur dan Bahan.Makassar :Universitas Muslim Indonesia.
Published
2020-10-31
How to Cite
[1]
Ashad, H., Fadhil, A., Maruddin, M., Irianto, M.I.H. and Sugita, A. 2020. Kontribusi Serat Fiber dan Polimer Terhadap Sifat-Sifat Mekanik Beton. Jurnal Teknik Sipil MACCA. 5, 3 (Oct. 2020), 290-298.